CARA MENATA BARANG DI MINIMARKET YANG BENAR DAN TERBUKTI MENAIKAN OMSET !!!

MENATA BARANG DI RAK MINIMARKET

cara menata barang diminimarket agar potensi dibeli


Cara Menata Barang yang benar di Minimarket agar omset meningkat dan menarik pembeli. Disadari atau tidak tips bisnis minimarket salah satu kunci keberhasilannya adalah pada stok barang dan pola penataan barang itu sendiri. Ada istilah konsep More display more sell. Semakin banyak produkmu terpajang peluang untuk laku akan lebih tinggi. 

Lalu apakah harus semua dipajang? tentu tidak, hanya sample dari setiap SKU atau Item barang saja. Biar lebih detail berikut kami akan mengulas lebih mendalam mengenai strategi menata barang di minimarket agar laku dan omset meningkat :

BUAT KESAN EKSLUSIF MAKA PENEMPATAN BARANG DISKON DI DEPAN PINTU MASUK

Menempatkan barang diskon di dekat pintu masuk dapat meningkatkan eksposur. Dengan begitu, pelanggan akan lebih sering melihat promo dan diskon, menciptakan kesan eksklusif dan meningkatkan minat pembelian. Hal lebih jauh dari itu pelanggan akan berfikir bahwa minimarket kamu ada diskon terus.

BARANG HARGA RECEH DIDEPAN KASIR, AGAR TERTARIK MENAMBAH BARANG YANG DIBELI !

Letakkan barang dengan harga terjangkau seperti permen, biskuit, jajan anak-anak yang berwujud kecil serta mencolok dan dunia percoklatan di depan meja kasir. Ingat Harga yang terjangkau secara psikologis membuat pelanggan lebih tertarik untuk membelinya, terutama saat mereka sedang mengantri untuk membayar.

ROKOK DAN BARANG KECIL KEBUTUHAN DEWASA DI BELAKANG KASIR ARTINYA MEMANFAATKAN RUANG DENGAN EFEKTIF

Manfaatkan ruang di belakang kasir untuk menata produk seperti susu dan rokok. Barang-barang ini mudah dipajang dan sering dicari oleh konsumen. Selain itu, produk lain yang potensial juga dapat ditampilkan di sini.

BARANG SEKUNDER DI RAK TENGAH BIAR MENINGKATKAN PAPARAN KONSUMEN

Tempatkan kebutuhan sekunder seperti obat nyamuk, tisu, detergen, sebrangnya seperti cemilan, biscuit, dan sabun di rak tengah minimarket. Ini akan meningkatkan paparan produk kepada konsumen yang sedang berbelanja kebutuhan pokok.


BACA JUGA : 8 Cara Sukses Membuka Usaha Warung Kelontong Untuk Pemula


KEBUTUHAN POKOK PALING BELAKANG HAL INI MEMBUAT KONSUMEN MELIHAT SELURUH LORONG

Letakkan barang kebutuhan pokok seperti beras, mie, tepung, roti, kecap,  dan gula paling belakang. Hal ini dirancang agar konsumen melewati seluruh lorong minimarket, memungkinkan mereka untuk melihat produk lain dan mengingat kebutuhan sehari-hari.

SHOWCASE DAN FREEZER DI POJOK BELAKANG: DAYA TARIK PRODUK POPULER

Tempatkan freezer untuk produk beku dan showcase untuk minuman dingin di pojok belakang minimarket. Ini akan menjadi daya tarik bagi konsumen untuk menjelajahi produk lain yang tersedia.

 

PENGELOMPOKAN KATEGORI BARANG YANG JELAS: MEMUDAHKAN KONSUMEN

Buatlah kategori produk yang jelas di setiap bagian minimarket. Misalnya, kategori A untuk makanan ringan, kategori B untuk bahan pokok, dan kategori C untuk makanan instan. Hal ini akan memudahkan konsumen untuk menemukan produk yang dicari.

 

KESIMPULAN

Strategi penataan barang di minimarket memiliki pengaruh besar pada minat dan pembelian konsumen. Dengan menerapkan metode yang tepat, pemilik minimarket dapat meningkatkan pengalaman berbelanja pelanggan dan pada gilirannya meningkatkan omset. Dengan penataan yang baik, Anda dapat mencapai keberhasilan yang lebih besar dalam bisnis minimarket atau swalayanmu.

6 komentar
  1. Setuju banget, penataan yang baik membuat konsumen mudah memilih dan bisa datang kembali

    BalasHapus
  2. Ternyata urusan menata barang display di supermarket itu ada triknya ya. Biar selalu ramai dan banyak pembeli yang belanja. Aku baru tahu. Terima kasih infonya.

    BalasHapus
  3. Ternyataan penataan barang di mini-market ini juga ada strateginya yaa..
    Pantesan kalau gak ke mini market besar, suka kudu adaptasi lagi, karena mungkin perbedaan mahzab dalam pengaturan tata letak barang.

    Aku suka dengan prinsip penempatan barang diskon di depan pintu masuk.
    Jadi langsung bikin goyah pembeli.
    Meski mungkin gak butuh-butuh banget, kadang karena diskon, jadi kebeli. Hehehe~

    BalasHapus
  4. Wihh ilmu baru nih.. Aku baru tau ternyata menata barang juga penting buat menaikkan omzet. Tapi emang bener sih. Aku kalo liat barang di supermarket berantakan gitu jadi gak mood mau beli wkwk

    BalasHapus
  5. Memang ada trik jitunya ya.
    Karena memang display yang apik, jadi lebih eye catching buat dilirik lebih dulu

    BalasHapus
  6. Ternyata penataan barang di rak pasar modern ini ga sembarangan. Ada aturan dan sectionnya memang dipilih sestrategis mungkin. Jadi ilmu baru. Bagus ulasanna.

    BalasHapus