KOMENTAR BLOG WEBSITE LEBIH BAIK DIAKTIFKAN ATAU DIMATIKAN? DIMATA GOOGLE BAGUS MANA?

KOMENTAR BLOG LEBIH BAIK DIAKTIFKAN ATAU DIMATIKAN? DIMATA GOOGLE BAGUS MANA? BISA NAIKAN AUTHORITY BLOG ATAU MENURUNKAN?

komentar di website blog diaktifkan apa dimatikan

Kreatifpreneur, Pernah saya pribadi bertanya dalam hati, ini enaknya blog atau website kolom komentar diaktifkan apa dinyalakan aja ya.

Kalo dinyalakan kadang ada logo blogger jadi terkesan gimana gitu, tapi kadang baca-baca literasi kolom komentar juga bagus buat Authority blog. Gimana ya enaknya?


Nah kurang lebih berawal dari kondisi itu, mimin mau bahas masalah kolom komentar di blog atau website.

Pertanyaan mendasar mengenai hal ini adalah 


Apakah banyak orang berkomentar di blog dapat menaikan Authority blog di mata google sesuai algoritma terbaru?


Jawabannya adalah "Ya"

Menurut pemahaman saya yang diambil dari beberapa literasi seperti info update Algoritma EEAT dan sumber lain. Diketahui Hingga saat batas pengetahuan berdasar sumber pada September 2021, komentar yang banyak pada sebuah blog dapat memberikan beberapa manfaat untuk otoritas blog dalam pandangan algoritma Google. Namun, penting untuk diingat bahwa algoritma Google terus berkembang, dan informasi terbaru mungkin berbeda.


Komentar yang aktif dan bermakna dapat menunjukkan kepada Google bahwa konten di blog atau website kamu bernilai dan menghasilkan interaksi dari pembaca. Interaksi positif ini dapat mempengaruhi peringkat dalam hasil pencarian. Komentar juga dapat menambahkan konten relevan ke halaman blog, yang bisa membantu menguatkan kata kunci atau topik tertentu yang dibahas dalam tulisan.


Namun, bukan hanya jumlah komentar yang penting, tetapi juga kualitas komentar dan konten yang dibahas dalam komentar tersebut. Komentar spam atau tidak relevan dapat merugikan otoritas blog atau website dan bahkan dapat menyebabkan pengaruh negatif pada peringkat di hasil pencarian.


Selain itu, Google juga mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti backlink berkualitas, kualitas konten, kecepatan situs, dan faktor-faktor teknis lainnya dalam menentukan peringkat sebuah blog atau website. Jadi, sementara komentar dapat memberikan manfaat, mereka hanya merupakan salah satu dari banyak faktor yang harus dipertimbangkan dalam upaya untuk meningkatkan otoritas blog dalam hasil pencarian Google.


APAKAH PENDAPAT DIATAS SESUAI DENGAN ALGORITMA GOOGLE TERBARU SEPERTI E-E-A-T?

Ya, penjelasan artikel diatas sudah mengacu pada konsep E-A-T (Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness) dalam algoritma Google. E-A-T adalah faktor yang diperkenalkan oleh Google dalam panduan Quality Rater Guidelines untuk membantu menilai kualitas konten di halaman web. Faktor-faktor ini berfokus pada keahlian, otoritas, dan kepercayaan konten dan pembuatnya.


Dalam konteks blog atau situs web, memiliki komentar yang relevan, bermakna, dan berkualitas dapat membantu memperkuat aspek otoritas dan kepercayaan (Authoritativeness and Trustworthiness) dari halaman tersebut. Komentar yang menggambarkan interaksi positif dan berinformasi antara pengunjung dan pembuat konten bisa dianggap sebagai indikasi bahwa halaman tersebut memiliki nilai dan otoritas di mata pengguna.


Namun, penting untuk diingat bahwa E-A-T hanya satu aspek dari algoritma Google. Google menggunakan berbagai faktor untuk menentukan peringkat halaman, dan sementara komentar dapat memberikan kontribusi, faktor-faktor lain seperti kualitas konten, backlink, dan faktor teknis juga sangat penting.


Penting untuk terus memahami bagaimana algoritma Google berkembang dan mematuhi pedoman terbaru untuk memastikan bahwa blog atau situs web kamu memiliki kesempatan yang baik dalam hasil pencarian.


Jadi gimana? mau diaktifkan atau dimatikan kolom komentarnya?


Kalo mimin sih kadang diaktifkan kadang enggak, hehehe


Semua terserah teman-teman ya, semoga bermanfaat. Silahkan share pendapatnya dikolom komentar ya.

Indonesia
7 komentar
  1. Asli google ini termasuk sering gonta ganti alogaritma ya. Dan baca artikel ini aku baru tahu alogaritma terbarunya yang disebut EAT ini. Jadi belajar banyak tentang perkontenan seputar Web nih. Thank ya kak ... ❤️

    BalasHapus
  2. Komentar diaktifkan aja kadang suka gak ada yang komen kanggg wkwkwk, bener sih emang tapi ya. Aku jd banyak belajar, banyak yg belum aku tau soal blogging. Taunya cuma nulis, share ke socmed, ikut BW, kadang ngurusin SEO dan ranking gitu2nya aja pusing banyak yg belum ngerti hiks

    BalasHapus
  3. Aku kalau masukin kata kunci sesuatu, kadang memang yang ke detect adalah komentarnya dulu. Jadi menurutku, penting menyalakan kolom komentar. Selain kemudahan feedback dari pembaca ke penulis, juga bisa menjadi keyword.

    BalasHapus
  4. Kalau aku milih hidupin kolom komentar, tapi dimoderasi. Jadi tetap bisa kita kontrol apa yang tayang di blog. Ada sih satu dua postingan yang kumatikan karena memang kayanya gak perlu ada komentar di sana

    BalasHapus
  5. untuk saat ini sih sya perlu mengaktifkan kolom komentar di tampilan blog, apalagi sya baru beberapa bulan aktif kembali menulis blog.. selama komentar2 yang sya terima di dalam notifikasi blog cukup relevan, akan tetap sya pertahankan, demi sebuah citra baik dan branding dari blog sya juga

    BalasHapus
  6. Sejak pertama punya blog saya selalu mengaktifkan kolom komentar. Namun karena mulai muncul beebrapa komentar spam saya memoderasi kolom komentar di blog saya. Tapo overall saya lebih setuju kalo kolom komentar diaktifkan saja, sup memudahkan pembaca yang ingin berinteraksi dengan kita

    BalasHapus
  7. kalo saya, selalu mengaktifkan komentar walau untuk postingan yang usianya sudah lebihh 2 minggu tetap saya moderasi

    BalasHapus